Rabu, 13 April 2011

Cinema3Satu ke Cinema3satu-2

Hanya ingin berbagi berita sobat tentang situs cinema3satu.blogspot,com yang telah dihapus oleh pihak blogger.  Para fans Cinema3satu jangan khawatir karna situs tersebut setelah di hapus sekarang sudah kembali dengan situs yang baru dengan Title Cinema3satu-2.
Selain situs tersebut sekarang sudah banyak bermunculan situs informasi Film diantaranya www.cinema31.co.tv, info-cinema3satu.blogspot.com, sinema31,com cinema-31,blogspot,com dan yang lainnya.
 
read more “Cinema3Satu ke Cinema3satu-2”

Selasa, 22 Maret 2011

Info Peternakan

Peternakan-id.info merupakan situs yang fokus membahas tentang Peternakan.  Di situs tersebut Anda bisa menjadi penulis dengan cara mendaftar terlebih dahulu.  Kategori-kategori-nya memperlihatkan bahawa situs tersebut memang fokusnya dibidang peternakan.
read more “Info Peternakan”

Sabtu, 16 Mei 2009

The Early of Putrefied and Bacteria Amount After Sloughter of Broiler Meat

The aim of this research is to know the early of putrefied and bacteria amount changing of broiler meat

This research use 5 broiler, MgO Powder, reagen Eber (condensed HCl, Alcohol 96% and Eter with proportion 1 : 3 :1 ), aquadest, lakmus sheat, and Nutrient Agar media.
Factor that observated in this research is observation the early of putrified with use Postma test and eber test and also bacteria tally at 1,4,8 and 12 hour after slaughter.
The result of this research that generally putrefied of broiler meat happen at 8 hours after slaughter, and the amount of bacteria increasing following time o keep that is 2,7 x 10 rank 4 (4) cfu/gram at 1 hours after slaughter and increasingly until reach 4,3 x 10 rank 7 (7) cfu/gram at 12 hour after slaughter.
read more “The Early of Putrefied and Bacteria Amount After Sloughter of Broiler Meat”

Jumat, 17 April 2009

Daftar Abon dan Dendeng yang Mengandung DNA Babi

Temuan produk makanan berupa abon, dendeng, dan sosis berbahan dasar babi di beberapa pasar tradisional di Surabaya, Semarang, Bandung dan Ibu Kota jakarta membuat warga menjadi resah. Hal ini sesuai dengan data yang dirilis oleh BPOM ( Badan Pengawas Obat dan Makanan). beikut adalah daftar dari produk yang mengandung DNA babi tersebut :

1. Abon/Dendeng Sapi Asli Cap ACC, produsennya tidak diketahui.
2. Dendeng Sapi Istimewa Beef Jerky Lezaat, produsennya MDC Food Surabaya, Indonesia. 3. Dendeng Sapi Istimewa No 1 Cap 999, produsennya S Hendropurnomo Malang.
4. Dendeng/Abon Sapi Gurih Cap Kepala Sapi, produsennya tidak diketahui.
5. Abon/Dendeng Sapi Cap Limas produsennya Langgeng Salatiga dan fiktif.

Sumber :BPOM 2009
read more “Daftar Abon dan Dendeng yang Mengandung DNA Babi”

Sabtu, 07 Maret 2009

Proses Pembuatan Limbah Kotoran ternak Sapi Menjadi Kompos Dengan Menggunakan Stardec

Seperti yang telah aku jelaskan sebelumnya tentang Stardec dan EM-4 maka disini akan aku jelaskan tentang cara-cara pembuatan atau pengolahan limbah kotoran ternak menjadi kompos dengan menggunakan Stardec adalah sebagai berikut :

Adapun proses pembuatannya adalah setelah diendapkan kotoran ternak (100 Kg) lalu dimasukan kedalam petak kemudian disusun dengan bahan abu (10 Kg), serbuk gergaji 10 Kg) dan kalsit (2 Kg) ditambah dengan stardec (0,25 Kg), bahan-bahan tersebut disusun dari bawah keatas. Kemudian susunan bahan tersebut lebih kurang 50 cm diulang beberapa kali hingga mencapai 1,5 meter dan dibiarkan selama satu minggu. Kemudian dilakukan pemindahan kepetak kedua setelah satu minggu demikian seterusnya hingga proses pengomposan selesai.
Ingat selama pengomposan dilakukan harus perhatikan suhu dan kelembabanya. Suhu kompos tidak boleh melebihi 70 derajat celcius dan kelembaban bahan sekitar 60%. Untuk menjaga kelembaban dilakukan penyiraman air dan untuk mengetahui kelembaban bahan tersebut dengan cara meremas dengan tangan, apabila airnya hanya menetes maka kadar kompos mendekati 60%.

read more “Proses Pembuatan Limbah Kotoran ternak Sapi Menjadi Kompos Dengan Menggunakan Stardec”

Kamis, 26 Februari 2009

Pengelolaan Limbah Ternak (feces) Sapi dengan Menggunakan EM-4 dan Stardec

Salah satu aspek yang harus diperhatikan dalam perencanaan usaha peternakan khususnya ternak sapi adalah lingkungan hidup utamanya dalam hal pengelolaan limbah. Limbah kandang terutama feces dan urine merupakan masalah yang paling penting karena merupakan sumber pencemaran lingkungan yang paling dominan diareal peternakan sapi. dalam upaya sanitasi kandang, sistem pembangunan kotoran ternak memerlukan konstruksi khusus supaya kotoran tersebut dapat dikelola dengan baik dan dapat dimanfaatkan dalam bentuk pupuk organik agar tercipta lingkungan yang sehat


Berdasarkan hal tersebut, maka perlu penerapan suatu teknologi tepat guna seperti penanganan limbah ternak untuk pupuk organik dengan metode EM-4(Efektive Mikroorganisme 4) dan stardec. pembuatan kompos dengan menggunakan EM-4 dan Stardec, pada hakekatnya merupakan bahan-bahan organik dan membiarkannya terurai menjadi bahan-bahan yang mempunyai perbandingan C/N yang rendah sebelum digunakan sebagai pupuk.
Efektive Organisme 4 (EM-4) merupakan larutan berisi mikroorganisme fermentasi yang bekerja secara efektif dalam memfermentasikan bahan organik dalam kondisi Aerob sehingga dapat mempercepat proses pengomposan dan menambah unsur hara tanah sedangkan stardec merupakan bubuk yang mengandung mikroba yang dapat mengurai bahan organik menjadi kompos.
Adapun hasil yang diperoleh setelah menggunakn kedua jenis ini untuk pembuatan kompos adalah sebagai berikut:
a. Hasil pengomposan dengan menggunakan EM-4 adalah waktu yang diperlukan dalam pembuatan kompos lebih cepat dan berwarna merah kecoklatan, baunya tidak tajam, tidak lengket ditangan dan berwarna merah kehitaman dengan kandungan zat haranya adalah Nitrogen (N) 1,72%, Karbon (C) 5,52%, fosfor (P2O5) 2,21%, Kalium (K2O) 1,62% dan C/N 3,2%.
b. Hasil pengomposan dengan menggunakan stardec dicirikan dengan warna hijau kecoklatan, strukturnya tidak menggumpal jika dipegang, baunya tidak menyengat, suhunya cenderung hangat dan lambat laun menjadi dingin. kandungan zat haranya adalah kelembaban 65%, Nitrogen (N) 1,90%, Karbon (C) 40,9%, Fosfor 1,89%, Kalium 1,96% dan C/N 21,5%.
read more “Pengelolaan Limbah Ternak (feces) Sapi dengan Menggunakan EM-4 dan Stardec”
Visit :Quick Access Business|Cinema 31